Showing posts with label teenlit. Show all posts
Showing posts with label teenlit. Show all posts

Wednesday, December 14, 2011

www.gombel.com


Popularitas laman cerita seram terbesar Indonesia, www.gombel.com, sebenarnya tengah berada dalam grafik menaik. Sayang kemudian sebuah fenomena yang aneh dan misterius terjadi. Cerita-cerita tertentu yang dipasang di situs itu memuat lelembut sungguhan. Siapapun yang menerima dan membacanya akan langsung mengalami kejadian yang mengerikan.
Ada yang melihat penampakan, suara-suara misterius, mencium bau kemenyan atau kembang melati, bahkan ada yang kesurupan fatal sampai harus dimasukkan ke rumah sakit jiwa!
Bersama Arad si wartawan partikelir, Nova berusaha menyingkap misteri itu. Dan titik terang pertama yang didapatnya adalah, cerita-cerita seram yang menimbulkan efek menakutkan itu adalah yang ditulis oleh seorang member Gombel.Com dengan user ID rana_rani.

Saturday, August 20, 2011

The Unfunniest Comedy


The Unfunniest Comedy berkisah soal Teater Obah, kelompok ekskul teater SMA Negeri 25 Semarang. Oleh pelatihnya, Bimo, grup itu kemudian dipecah menjadi grup lawak yang bernama Ora Obah, beranggotakan empat personel: Vian si tomboi, Ardi, Odi, dan Ruben. Selain para anggota inti, ada pula dua cewek yang ikut sibuk sebagai kru, yakni Rita dan Nena.
Setelah sukses menjuarai kontes Temu Lawak di TBRS, Ora Obah segera dihadapkan dengan berbagai proyek pementasan yang menjanjikan. Salah satunya datang dari Pak Ramzi, pengusaha kaya raya yang akan membawa mereka ke pentas lawak nasional. Masalah timbul ketika Nadia, puteri Pak Ramzi yang juga sekaligus sepupu Ruben, naksir Vian karena dia salah mengira Vian sebagai cowok akibat gayanya yang terlalu tomboi!

Tuesday, December 14, 2010

Grasshopper




Penerbit: PT Elex Media Komputindo, Jakarta
Tebal: 324 halaman
Genre: Thriller, drama
Rilis: 15 Desember 2010
Harga: Rp 49.800
Bagi Prita, dan juga Saras, masa remaja mereka nggak melulu hanya berisi kisah percintaan yang berwarna serba pink. Mendadak, tak ada hujan tak ada angin, mereka menjumpai kehidupan mereka berada pada persimpangan dua jalan: terus jadi remaja biasa, atau total terjun ke bulutangkis.
Sesudah tampil bagus di Kejurda Yunior Bulutangkis Kota Magelang, Prita didaftarkan secara misterius mengikuti turnamen seri Future Series, Jogjakarta Open, oleh seseorang yang mengaku bernama Pak Subur.

Friday, June 01, 2007

Dunia Dini

Sesudah diterima menjadi reporter baru Majalah Tinta, majalah sekolah SMA Negeri 25 Semarang, tugas pertama Dini adalah mewawancarai Pak Sasongko Rahardjo, mantan kepala sekolah mereka yang telah pensiun. Ia ditemani Maya dan kemudian bertemu Anita, editor Tabloid Remaja Abege, yang kebetulan juga tengah akan mewawancarai tokoh yang sama.
Namun acara interviu mereka gagal karena Pak Sas tiba-tiba hilang tanpa ketahuan rimbanya. Pak Sas meninggalkan rumahnya dalam keadaan pintu tak terkunci dan anak kuncinya masih terpasang di tempatnya. Situasi jadi makin mengherankan ketika ketiga cewek itu mendengar bahwa Pak Sas tengah terkena perkara korupsi semasa ia masih menjabat Kepsek SMA 25 dan kasusnya sudah akan disidangkan.

Thursday, April 13, 2006

Rendezvous at 8

Judul: Rendezvous at 8
Pengarang: Wiwien Wintarto
Penerbit: Elex Media Komputindo, Jakarta
Tebal: 253 halaman
Cetakan: Ke-1 (Maret 2006)
Genre: Romance/comedy
Harga: Rp 28.800
Kisah dibuka saat Vida diaudisi menjadi vokalis band indie lokal Semarang, Rendezvous. Vida yang masih duduk di kelas XI SMA Lazuardi langsung diterima, dan ia segera menjadi bagian dari Rendezvous yang terdiri atas Erland pada keyboard, Tika (bass), Okan (drum), dan Bima (gitar). Rendezvous beraliran smooth jazz dan R&B. Mereka baru aja ditinggal cabut vokalis lama mereka, Eva.
Keberhasilan itu udah pasti bikin Vida gembira bukan main. Yang lebih histeris adalah Leia, sobat karibnya. Leia sudah sejak lama ngefans berat sama Erland. Dan perasaan itu kemudian berubah jadi sesuatu yang dalam manakala ia putus dari Diko, cowoknya, dan mulai berteman baik dengan Erland.

Monday, September 19, 2005

The Rain Within (2005)

Rilis: Agustus 2005
Penerbit: Elex Media Komputindo, Jakarta
Tebal: 225 halaman
Genre: Drama/comedy/romance

Bagi saya, sepakbola lebih dari sekadar hobi. Ia adalah sumber inspirasi, motivasi, dan tempat untuk belajar tentang sportivitas, kejujuran, dan semangat kebersamaan. Karena itu, dalam The Rain Within, saya membuat sepakbola menjadi simbol perjuangan hidup. Hidup yang harus diperjuangkan.
Buku ini bertutur tentang Elan, pemain yunior PSIS Semarang yang dipinjamkan ke Persikas Kabupaten Semarang. Diramal punya masa depan cerah, Elan justru meninggalkan impian bolanya ketika ia membuat kesalahan fatal yang membuat Persikas gagal promosi ke Divisi I Liga Indonesia.

Waiting 4 Tomorrow (2005)

Rilis: Mei 2005
Penerbit: Elex Media Komputindo, Jakarta
Tebal: 162 halaman
Genre: Drama/romance
Waiting 4 Tomorrow adalah novel kedua saya untuk serial Teen’s Heart. Di buku ini, saya nampilin materi yang udah kerap kali ditampilkan di film-film dan buku-buku melodrama kuno Indonesia, yaitu cinta beda status.
Bella, tokoh utama novel ini, adalah seorang ABG jet set yang berwatak “tipikal” orang jet set: judes, nggak ramah, kekanak-kanakan, egois, dan suka meremehkan orang lain. Sedang Bagas, tokoh utama kedua, adalah seorang pemuda sederhana dari pedalaman Temanggung yang “otomatis” harus rendah hati, baik, penyabar, dewasa, dan saleh.

Kok Jadi Gini? (2005)

Rilis: April 2005
Penerbit: Elex Media Komputindo, Jakarta
Tebal: 169 halaman
Genre: Comedy/romance

Inilah buku pertama saya yang bener-bener berupa novel dan nama saya dipampang jelas di kover buku. Teen’s Heart adalah label Elex Media Komputindo untuk menyaingi Teenlit-nya Gramedia Pustaka Utama (GPU) dan novel-novel remaja terbitan GagasMedia yang booming di pasaran.
Buku ini berkisah tentang Adi, reporter Tabloid Olah Raga Liga yang senewen karena lagi-lagi dicomblangkan dengan putri teman akrab ortunya yang nggak lain adalah bosnya sendiri di kantor. Setelah dulu dengan Rita, kini dengan adiknya, Dilla.