Bulan Mei 2014 lalu, aku dihubungi editor GPU Meilia
Kusumadewi untuk ikut ngirim cerpen untuk buku kumcer
khusus menyambut ultah ke-40 GPU, Setelah nulis beberapa judul yang nggak bikin aku puas, akhirnya muncullah ide cerita The Pink Lotus. Awalnya aku nggak yakin cerpen itu lolos seleksi.
Maklum, aku kan “cerpenis proyek”—baru sadar mau bikin cerpen kalau jelas mau
ada event tertentu.
Dan aku juga bahkan sudah lupa
ada acara itu. Sudah lewat berbulan-bulan sejak aku kirim cerpenku, yang berjudul
The Pink Lotus. Aku baru
ingat lagi setelah lihat status Facebook kawan baikku Lexie Xu, yang memuat
soal jadwal edar buku kumcer berjudul Cerita
Cinta Indonesia, berisi 45 judul cerpen dari 45 pengarang beken. Dia ikut
ada di situ, dan aku juga.




